Muratara – Dorong pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Kabupaten Musi Rawas Utara, Pemerintah Kabupaten Muratara hibahkan lahan 60 hektare. Hari ini Bupati Muratara Devi Suhartoni bersama Dandim 0406/Lubuk Linggau, Kapolres Muratara AKBP, dan kepala dinas terkait, dampingi Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto meninjau langsung lahan yang disiapkan untuk pembangunan BTP di Muara Rupit, jum’at 17 januari 2025.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muratara atas dukungan penuh terhadap program pembangunan BTP ini.
“Hari ini saya melakukan pengecekan lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Muratara untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Sebelumnya sudah dilakukan verifikasi, dan Insyaa Allah pembangunan ini segera dimulai untuk mendukung program strategis dari Bapak Presiden terpilih dan TNI Angkatan Darat,” ujarnya.
Selain lahan seluas 60 hektar yang telah dihibahkan, Pemerintah Kabupaten Muratara berkomitmen menambah lahan hingga mencapai 100 hektar. Lahan tambahan ini nantinya akan digunakan sebagai area latihan yang juga mendukung program ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan, sejalan dengan konsep urban farming.
Bupati Muratara, Devi Suhartoni, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Muratara terhadap pembangunan BTP yang diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian dan percepatan pembangunan daerah.
“Kami sangat mendukung pendirian Batalyon di Muratara. Saat ini sudah tersedia 53 hektar, dan Insyaa Allah tambahan 7 hektar segera kami penuhi. Selain itu, 100 hektar lagi akan disiapkan sebagai area latihan. Kehadiran Batalyon ini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka banyak peluang bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Devi Suhartoni optimis kehadiran Batalyon di Muratara akan memberikan dampak sosial yang signifikan, termasuk meningkatkan minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI.
“Dengan adanya Batalyon ini, akan ada sekitar 2000 personel yang bertugas di Muratara, yang tentunya memberikan dampak ekonomi yang positif. Ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Muratara untuk berkarier di TNI dan membawa nama Muratara ke tingkat nasional,” pungkasnya.
(Adv)