Lubuklinggau, SK– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau menggelar rapat bersama mitra kerja dalam rangka pengawasan kinerja perangkat daerah serta evaluasi terhadap perusahaan daerah. Rapat ini bertujuan untuk menilai efektivitas pelaksanaan program pemerintah serta mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan perusahaan daerah.
Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Yulian Effendi, menegaskan bahwa pengawasan terhadap perangkat daerah sangat penting guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin melihat sejauh mana kinerja perangkat daerah dalam merealisasikan program-program yang telah direncanakan, serta mengevaluasi perusahaan daerah agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Permasalahan Utama yang Dibahas
Dalam rapat ini, DPRD Kota Lubuklinggau menyoroti beberapa permasalahan utama, di antaranya:
- Kurangnya Transparansi dan Efisiensi Perangkat Daerah – Beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dinilai kurang optimal dalam realisasi program, terutama dalam penggunaan anggaran.
- Kinerja Perusahaan Daerah yang Belum Maksimal – Sejumlah perusahaan daerah mengalami kendala dalam operasional, termasuk rendahnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
- Pelayanan Publik yang Masih Belum Merata – Keluhan dari masyarakat terkait layanan administratif dan teknis menjadi perhatian serius DPRD.
- Permasalahan Keuangan dan Manajemen Perusahaan Daerah – Beberapa perusahaan daerah menghadapi tantangan dalam aspek keuangan dan tata kelola, sehingga menghambat perkembangan usaha mereka.
Solusi dan Rekomendasi DPRD
Sebagai langkah konkret dalam mengatasi permasalahan tersebut, DPRD Kota Lubuklinggau mengajukan beberapa solusi dan rekomendasi, yaitu:
- Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas OPD – DPRD mendorong penerapan sistem pelaporan berkala dan audit independen untuk memastikan anggaran digunakan secara efektif.
- Reformasi Manajemen Perusahaan Daerah – Evaluasi terhadap struktur organisasi dan strategi bisnis perusahaan daerah untuk meningkatkan daya saing dan kontribusi terhadap PAD.
- Peningkatan Pelayanan Publik – Mendorong perangkat daerah untuk lebih proaktif dalam menangani keluhan masyarakat serta memperbaiki sistem pelayanan berbasis digital agar lebih efisien.
- Optimalisasi Pendapatan dan Efisiensi Anggaran – DPRD meminta adanya perbaikan dalam pengelolaan anggaran perusahaan daerah agar lebih produktif dan tidak membebani kas daerah.
Ketua DPRD menegaskan bahwa hasil dari rapat ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam penyusunan kebijakan ke depan. “Kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa setiap permasalahan yang disampaikan memiliki solusi konkret demi kemajuan Kota Lubuklinggau,” pungkasnya.
Dengan adanya rapat ini, diharapkan perangkat daerah dan perusahaan daerah dapat meningkatkan kinerja mereka sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan pendapatan daerah semakin meningkat. (Redaksi/Adv)